Senat AS Selidiki Bersatunya Yahoo-Microsoft



Ilustrasi (Ist.)
Jakarta - Kolaborasi dua raksasa industri internet, Microsoft dan Yahoo, memancing kecurigaan adanya pelanggaran dalam hal praktek industri dari Komisi Senat Amerika Serikat.

Alhasil, lembaga ini pun segera melakukan investigasi terkait model kerja sama bisnis pencarian internet dan periklanan dari dua perusahaan tersebut.

Senator Her Kohl mengatakan, pihak yang akan melakukan penyelidikan tersebut adalah Senate Judiciary Committee yang membawahi kebijakan persaingan industri, antitrust, dan hak konsumen.

Menurutnya, perjanjian antara Yahoo dan Microsoft, yang merupakan dua raksasa internet sekaligus pesaing di bidang periklanan dan pencarian internet itu mengundang kekhawatiran.

"Subkomite kami tersebut concern mengenai isu persaingan usaha yang akan berdampak pada konsumen dan pengiklan," ujar Kohl yang juga menjadi chairman komite tersebut, dikutip detikINET dari News Factor, Jumat (31/7/2009).

Microsoft sebelumnya berhasil meluluhkan hati Yahoo untuk menyerahkan kendali atas mesin pencarinya dan bersama-sama menghimpun kekuatan untuk menggempur raksasa Google.

Tentu saja kesepakatan 10 tahun dengan Yahoo ini akan memberi suntikan tenaga baru bagi Microsoft untuk memuluskan ambisinya mengalahkan Google di pasar mesin pencari.

Sementara Microsoft berkonsentrasi pada perang situs pencarian, Yahoo diharapkan mampu membuyarkan konsentrasi Google dalam penjualan iklan di We

0 komentar:

Posting Komentar